Terbukti!! BPN Adalah Pelaku Kecurangan Pemilu 2019 Sesungguhnya

POLITIKVIRAL.COM – Pesta demokrasi 2019 telah usai, namun euforia belum berhenti. Kedua pihak berlomba saling klaim kemenangan meskipun Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum selesai melakukan perhitungan.

Selama menunggu hasil akhir perhitungan KPU, berbagai Lembaga Survei kredibel telah selesai memberikan hasil perhitungan cepat (quick count) yang sebagian besar dimenangkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin. Meskipun begitu, pihak Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi bersikeras menolak hasil perhitungan cepat tersebut.

Sebagai bentuk penolakan terhadap hasil hitung cepat tersebut, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto melakukan tiga kali deklarasi kemenangan. Tentu saja hal ini menimbulkan berbagai pro-kontra di kalangan netizen. Prabowo dianggap terlalu gegabah.

Prabowo beralasan bahwa deklarasi tersebut ia lakukan berdasarkan hasil survei internalnya dengan hasil kemenangan sebanyak 62%. Pihaknya juga menyerukan kepada masyarakat untuk tidak mempercayai hasil hitung cepat berbagai LSI kredibel tersebut. Alasannya, hasil hitung cepat tersebut adalah sebuh rekayasa untuk menipu rakyat. BPN bahkan menyebut banyak sekali kecurangan yang terjadi dalam proses perhitungan suara kali ini.

BPN sengaja membuat framing bahwa proses pemilu 2019 tidak dilakukan secara fair, terdapat kecurangan-kecurangan yang dilakukan oleh berbagai pihak. Oleh karena itu, mereka secara massif menggembor-gemborkan kepada masyarakat untuk mengunggah dokumen C1 sebagai dasar perhitungan suara BPN.

Padahal pada faktanya, dokumen C1 yang diunggah juga diragukan validasinya. Banyak kejanggalan pada data tersebut seperti ketidakjelasan penulisan identitas, hingga tidak adanya tanda tangan dari petugas KPPS dan saksi. Bahkan, yang paling janggal ada instruksi dari pihak 02 untuk mengunggah dokumen C1 yang hanya memenangkan pasangan Prabowo-Sandi.

Selain itu, proses perhitungan suara yang dilakukan oleh internal BPN juga tidak transparan. Hingga saat ini, tidak ada transparansi data dari pihak internal BPN yang memenangkan pasangan Prabowo-Sandi. Mereka hanya selalu menggemborkan narasi bahwa ada kecurangan dari perhitungan suara KPU.

Narasi kecurangan tersebut memang sepertinya sudah ditargetkan oleh kubu 02 untuk mendelegitamasi hasil pemilu. Kubu Prabowo sejak awal telah membangun ‘framing’ bahwa pemilu akan curang. Hal tersebut terbukti dengan berbagai tokohnya yang selalu mengancam akan adanya kecurangan pemilu.

Amien Rais mengancam akan adanya ‘people power’ jika Prabowo-Sandi kalah dalam Pilpres 2019. Sebelumnya, Prabowo juga mengancam akan mengundurkan diri dari ajang Pilpres jika ada kecurangan pemilu. Adik Prabowo, Hashim Djojohadikusumo pun tak kalah ambil bagian. Ia menyebut akan melaporkan kecurangan pemilu ke PBB.

Narasi-narasi akan adanya kecurangan pemilu memang sejak awal telah dirancang sedemikian rupa sehingga masyarakat percaya kecurangan tersebut memang ada. Kalimat “yang dapat mengalahkan Prabowo hanyalah kecurangan” sengaja ditanamkan untuk menghipnotis masyarakat. Jadi, jika faktanya Prabowo kalah mereka akan berusaha menggerakkan massa untuk serempak menyalahkan pemerintah.

Narasi mereka disempurnakan dengan membuat fitnah-fitnah kejam. Pertama, mereka menyebut aparat TNI dan Polri tidak netral dan berpihak kepada petahana. Kedua, KPU disebut sebagai Lembaga bayaran. Ketiga, kubu 02 sengaja membangun konstruksi cerita surat suara tercoblos berkontainer-kontainer yang semuanya hoaks. Keempat, mereka membuat fitnah adanya DPT siluman hingga mendramatisir penemuan KTP elektronik yang ternyata juga hoaks.

Narasi kecurangan Pilpres yang selama ini dibangun oleh kubu 02 adalah bentuk kecurangan pemilu yang sesungguhnya. Prabowo dan BPN sengaja mendelegitimasi pemilu dan membuat rakyat tidak percaya kepada Lembaga negara. Hal ini jika dibiarkan tentu akan merusak Indonesia.

Jadi, kondisi kerusuhan yang ada di Indonesia akibat pemilu memang sejak awal karena kesalahan pihak 02. Mereka yang sengaja membuat kerusuhan. Jika Prabowo dan BPN menyebut banyak kecurangan dalam pemilu 2019, pelaku utama adalah Prabowo dan orang-orangnya sendiri,

Referensi :

https://nasional.kompas.com/read/2019/04/22/19324061/tkn-sebut-bpn-sengaja-buat-isu-pemilu-curang-karena-tak-bisa-gugat-ke-mk

https://nasional.kompas.com/read/2019/04/22/18122501/tkn-kami-sudah-buka-real-count-room-apakah-kubu-02-berani-buka

https://merahputih.com/post/read/tkn-beberkan-empat-cara-framing-pemilu-curang-strategi-bpn-prabowo-sandi

https://nasional.sindonews.com/read/1397888/12/kpu-sebut-tudingan-curang-tidak-berdasar-1555927813

Hits: 0

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 + 11 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.