Strategi GARBI Melumpuhkan PKS di Panggung Politik Nasional

POLITIKVIRAL.COM – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) merupakan partai politik yang pendukungnya cukup besar di Indonesia. Siapa yang tak tahu PKS? partai yang berlandaskan nilai-nilai ke-Islam-an di Indonesia.

PKS adalah partai kader terbaik. Pendukungnya dikenal loyal dan solid. Namun, citra PKS tersebut sudah tak ada lagi di era sekarang.

Nasib PKS bak mobil tua tak terpakai. Mesin kadernya kini tak sesolid dan sekuat dulu. Ini semua karena konflik internal yang menghancurkan PKS.

Berawal dari turunnya Anis Matta sebagai presiden PKS, lalu digantikan Sohibul Iman. Selama Sohibul Iman memimpin PKS,  ternyata tidak membuat kemajuan, malah membuat kemunduran.

Permasalahan internal ini berkaitan dengan visi misi yang dipegang teguh PKS akan mengalami modernisasi oleh kepengurusan baru.

Memodernisasi PKS mendapat penolakan dari para pendirinya sendiri. Untuk mewujudkan hal tersebut pengurus baru diam-diam menumpas para pendiri yang tidak sejalan dengan cara mencopot paksa dari jabatan struktural PKS.

Tak terkecuali Anis Matta dan Fahri Hamzah. Keduanya dicopot paksa oleh kepengurusan baru. Tak terima perlakuan itu, Anis Matta membentuk GARBI atau Gerakan Arah Baru Indonesia.

Anis Matta membentuk GARBI karena ingin membuat wadah organisasi dengan visi misi lama yang tetap dipegang teguh pendiri PKS.

GARBI juga sebagai alat untuk melawan PKS rezim Sohibul Iman. Aksi copot paksa oleh DPP PKS berbuntut pada aksi bedol deso. Kader-kader milihat PKS mengundurkan diri, lalu bergabung ke GARBI pimpinan Anis Matta.

Ini jadi pukulan telak bagi PKS, dimana banyak kadernya yang berprestasi memilih mundur dan bergabung dengan GARBI.

Sepertinya memang jalan yang ditempuh Anis Matta dalam mengelola GARBI terhitung mudah karena masih banyak kader dan pendiri PKS yang ingin bergabung.

Hal ini juga menjadi ajang pembuktian, pihak GARBI atau PKS yang lebih kuat, dan mendapat dukungan kader. Kalau dukungan ke GARBI besar, lalu berubah menjadi partai politik, PKS pasti akan tersungkur dari panggung politik Indonesia.

Pendukung PKS pasti akan menyusut drastis. Kader PKS bakal pindah gerbong ke GARBI. Bukan tidak mungkin, GARBI adalah strategi Anis Matta balas dendam dengan PKS rezim Sohibul Iman.

Secara perlahan, tanpa menyerang secara langsung, GARBI mengerdilkan PKS pelan-pelan. Hingga pada massanya PKS tak berdaya, lalu menguburnya.

PKS hilang lalu digantikan GARBI. Kita lihat saja dalam Pemilu 2019, bagaimana PKS mengatasi permasalahan internalnya dan bagaimana GARBI mengembangkan sayapnya di dunia politik. Tak menutup kemungkinan, sikap politik PKS dan GARBI juga berbeda. Kalau PKS mendukung Prabowo-Sadiaga, GARBI bisa mendukung Jokowi-Ma’ruf. (*)

 

Sumber :

https://www.dutaislam.com/2018/11/tiap-bulan-miliaran-duit-pks-hilang-sejak-kadernya-pindah-ke-garbi.html

https://nasional.tempo.co/read/1137094/garbi-organisasi-relawan-besutan-eks-presiden-pks-anis-matta

https://www.liputan6.com/regional/read/3661169/aksi-eks-kader-pks-bali-usai-mundur-massal

https://news.detik.com/berita-jawa-timur/d-4273970/ramai-ramai-mengundurkan-diri-kader-pks-mojokerto-hijrah-ke-garbi

https://news.detik.com/berita/d-4275577/peneliti-populi-garbi-ancaman-soliditas-pks

http://makassar.tribunnews.com/2018/11/10/gerakan-arah-baru-indonesia-atau-garbi-deklarasi-sebelum-pemilu-2019-ini-alasannya

https://tirto.id/ada-operasi-intelijen-di-pks-cPlJ

 

Hits: 0

One Response
  1. Tangki Panel 6 months ago

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − six =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.